Teknik Detektif atau intelijen ini Bisa dipakai di kehidupan sehari hari untuk membantu orang lain!
![]() |
| (Sumber gambar: https://nintendosoup.com/heres-artwork-details-detective-pikachu/) |
Siapa sih yang tidak tahu detektif atau intelijen? Profesi yang bersifat rahasia dan misterius ini sangat populer apalagi di kalangan pembaca buku novel, penonton film dan gamers. Detektif atau intelijen pastinya memiliki taktik atau cara tersendiri dalam menjalankan tugasnya, nah, pernah terpikir tidak bagaimana mereka biasanya bisa mendapatkan informasi yang rahasia dari orang lain yang menyimpan rahasia tersebut? Jadi, terdapat sebuah teknik yang harus dipelajari oleh agen agen intelijen, teknik tersebut bernama elisitasi.
Elisitasi? Apa tuh? Teknik elisitasi adalah sebuah istilah
untuk teknik mempelajari atau mengetahui hal tersembunyi secara verbal, atau
lebih mudahnya, percakapan yang bertujuan mempelajari sesuatu yang sifatnya
tersembunyi. Teknik ini banyak dipakai oleh para pelaksana operasi rahasia atau
agen yang melakukan penyamaran untuk mengorek informasi tersembunyi dari orang
yang dicurigai, seseorang yang sudah mahir menggunakan teknik ini bisa
mempelajari banyak hal dari targetnya tanpa ia menyadari jika informasi
rahasianya sedang digali, padahal jika ia ditanya secara langsung, pastilah ia
menolaknya.
Tapi, walaupun begitu, teknik elisitasi ini tidak digunakan
dalam dunia ekstrim semacam itu saja, elisitasi bahkan digunakan di tempat
kerja. Contohnya seperti saat HRD melakukan wawancara dengan calon pekerja,
atau juga digunakan dalam dunia kesehatan mental disaat praktisi medis menanyai
pasien tentang informasi kesehatan yang tidak ingin diungkapkan secara sukarela
(misalnya menggunakan narkoba), bahkan tanpa disadari sebenarnya kita sudah
menemui teknik ini dalam kehidupan sehari hari, seperti saat orang tua mencoba
mengungkap hal yang dirahasiakan anaknya.
Sebelum membahas lebih dalam tentang teknik ini, ada baiknya
kita sepakat dengan kegunaan teknik ini terlebih dahulu. Teknik ini sebenarnya
bisa digunakan untuk tujuan mulia dan membantu orang lain, loh! Bagaimana
caranya? Seseorang yang menyimpan rahasia sebenarnya bagaikan menanggung suatu
beban sendirian, ada kalanya beban itu harus dibagi dengan orang lain dengan
adanya orang lain yang dapat diajak bicara, bercerita atau bertukar pendapat
mengenai beban tersebut, dengan menggunakan teknik ini kamu bisa membantu orang
lain dengan cara itu.
Nah, sekarang mari kita berkenalan lebih dalam dengan
elisitasi, teknik ini sendiri memiliki 2 jenis kategori, yaitu:
1. Elisitasi
Langsung:
Seperti namanya, elisitasi ini memakai
pendekatan langsung dengan cara mengajukan pertanyaan kepada penyimpan rahasia,
sehingga penyimpan rahasia sebenarnya menyadari jika rahasianya sedang dikorek.
Walau begitu, bukan berarti teknik ini sama saja dengan tanya jawab biasa,
dalam aktivitas ini diperlukan teknik teknik untuk meningkatkan peluang keberhasilannya,
yaitu:
-
Menghindari jalan buntu
Maksudnya adalah, ajukanlah pertanyaan dengan “ruang gerak” agar
penyimpan rahasia tidak tersudut. Hal tersebut dapat memberikan kesempatan penyimpan
rahasia untuk mengalirkan informasi rahasia, tidak seperti jika dia harus
terang terangan mengakui kesalahannya, hal itu tentu saja membuat dia tersiksa
dan mungkin saja dia malah tidak mengaku sama sekali.
-
Mengajukan pertanyaan pertanyaan terbuka
Jangan mengajukan pertanyaan dengan jawaban “ya” dan “tidak”, dengan
begitu percakapan serta informasi bisa terus mengalir, tidak hanya berhenti
pada pertanyaan itu saja.
-
Memberi jeda panjang:
Pernah tidak kamu jadi merasa tidak nyaman ketika berbicara di depan atau
presentasi, di tengah pembicaraanmu tiba tiba suasananya menjadi hening? Nah,
keheningan yang ditimbulkan disini memiliki peran yang sama seperti itu, yaitu untuk
membuat suasana tidak nyaman pada penyimpan informasi. Cobalah berikan jeda
yang cukup lama sehingga tercipta keheningan di antara percakapan untuk
memancingnya bicara.
2. Elisitasi
Tidak Langsung:
Elisitasi yang ini lebih bersifat tersembunyi
dibandingkan elisitasi langsung, tujuan jenis elisitasi ini adalah untuk
mendapatkan informasi tanpa orang tersebut menyadarinya. Tidak heran kalau
teknik ini membutuhkan teknik yang lebih kompleks daripada elisitasi langsung. Untuk
menjalankan jenis elisitasi ini, dibutuhkan teknik khusus guna meningkatkan raport (hubungan saling percaya)
dengan penyimpan rahasia. Dengan menjadi orang yang dipercaya oleh penyimpan
rahasia, kemungkinan rahasia mengalir menjadi lebih tinggi. Eits, untuk
peringatan sekali lagi, jangan sampai kalian menyalah gunakan teknik ini, saya
berbagi pengetahuan ini tidak untuk digunakan dengan tujuan buruk, jika ada
yang membaca untuk tujuan buruk, saya sarankan lebih baik berhenti membaca sampai
disini ya.
Teknik dalam elisitasi tidak langsung:
-
Menjadi orang yang disukai:
Seseorang akan lebih sudi berbagi rahasia dengan seseorang yang mereka
sukai atau percaya, studi mengungkapkan jika 90% orang menceritakan rahasia
pada setidaknya 1 orang lain dan sebagian besar mengungkapkan rahasia sering
dibeberkan pada orang yang dipercayai atau disukainya. Dengan begitu, kamu bisa
menggunakan kemampuan alamimu untuk disukai atau dipercaya oleh penyimpan
rahasia dengan membentuk kesan yang positif.
-
Membentuk kaitan Emosional:
Kaitan emosional bisa terbentuk jika merasakan atau menemukan kesamaan dengan
orang lain, misalnya kesamaan hobi, atau bisa saja dengan berada dalam situasi
yang sama.
-
Pencerminan Psikologis:
Teknik yang dilakukan dengan menyamakan gelombang emosi saat berbicara dengan penyimpan rahasia, teknik ini bisa membuat penyimpan rahasia menjadi lebih akrab dengan kita.
Yap, itu dia 2 teknik intelijen yang bisa kamu gunakan untuk
membantu orang lain, artikel ini bersumber dari buku “Cara Membuat Orang
Berbicara Blakblakan” yang ditulis oleh Dr. David Craig. Jika kamu ingin
mempelajari teknik ini lebih dalam, kamu dapat membeli buku ini di toko buku
terdekat, karena masih banyak hal dan cara yang ada di dalamnya yang sulit
dijelaskan disini. Semoga artikel ini bermanfaat!



Komentar
Posting Komentar